Traveling Kece Bersama Kipling

POSTED ON:

BY:

Tahun baru 2017 sudah terlewat dua bulan. Kira-kira apakah resolusi dari transisi tahun 2016 ke 2017 sudah ada yang tercapai atau sudah mulai perlahan dicicil?  
Salah satu resolusi yang mungkin ada di sebagian resolusi beberapa orang mungkin untuk berkeliling Indonesia atau berkeliling dunia tanpa sedikitpun merasa cemas. Traveling memang obat stres, dan traveling bisa juga dilakukan dengan cara-cara yang sangat menyenangkan. 

Kipling Experience BP

Kalau melihat beberapa bulan atau tahun ke belakang, saya banyak traveling ke tempat yang tinggi, yaitu gunung dan pegunungan. Lama-lama saya agak bosan, karena cuaca yang tidak menentu membuat perjalanan naik gunung jadi berisiko. Memang sih, dari dulu naik gunung itu kegiatan yang berisiko, tapi saya sudah memutuskan untuk gantung carrier gunung saya untuk sementara. Sekarang, saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk traveling di kota-kota yang menyimpan sejarah atau ke tempat yang terdekat saja. Karena stres bisa datang tiba-tiba, jadi traveling ke tempat yang dekat juga cukup menyembuhkan stres. 

Karena sudah gantung carrier, butuh tas yang ukurannya lebih kecil tapi fungsional. Selain itu, tas atau ransel ini harus awet dan berkualitas pastinya, karena kalau traveling dengan berjalan kaki pasti akan membawa perlengkapan pendukung seperti kamera, buku catatan dan alat tulis, juga bekal makan siang supaya tidak jajan. Tapi, ransel atau tas yang diajak jalan-jalan ke kota ini haruslah tetap kece dan keren, supaya tidak terlihat seperti orang pindahan rumah seperti saat naik gunung dahulu. 
Kipling City Pack S

Nah, untungnya ada tas yang sudah pasti kece dan semuanya kenal, yaitu tas travel tote, tas ransel yang muat untuk laptop, bahkan tas kece lainnya dengan gantungan primata seperti yang terdahulu. Primata lucu ini tidak pernah luput dari setiap desain Kipling, karena dia sudah seperti brand ambassador-nya Kipling. Nah, dengan gantungan primata lucu ini, perjalanan mengelilingi kota-kota unik dan bersejarah pun jadi makin menyenangkan.
Kipling. Sekarang, tas Kipling memproduksi banyak lagi ragam tas, mulai dari

Tapi, dengan maraknya toko online dan kasus pembajakan produksi tas Kipling, sekarang rasanya agak susah mendapatkan tas Kipling yang asli dan berkualitas. Kadang-kadang, kalau beli di toko online dengan harga mahal tapi ternyata tasnya itu bukan Kipling asli. Baru beberapa bulan pakai, sudah rusak lagi. Nah, kan jadi tidak asyik kalau sudah beli tapi ternyata palsu. 
Untungnya, sekarang Kipling juga mendistribusikan tas Kipling asli dan berkualitas melalui situs jual beli yang terkenal dengan nama Map E-mall. Di sini, kita bisa mendapatkan tas Kipling asli dan berkualitas juga tanpa tipu-tipu. Selain itu, macam-macam model tas Kipling juga ada di sana. Kita tinggal pilih saja tas yang ingin dibeli dan tas Kipling yang asli dengan warna yang sesuai di katalog Map E-mall pun akan dikirim ke alamat yang diinginkan. Mimpi buat jalan-jalan melepas stres sambil tetap gaya pun bisa terwujud. 
Tas Kipling dengan gantungan primata yang iconic ini sekarang bisa didapatkan melalui Map E-mall. Kita jadi tidak perlu khawatir lagi dengan keaslian dan kualitas tas Kipling yang kita beli, karena di Map E-mall, barang yang dijual sudah terjamin keasliannya dan kualitasnya. Selain itu, harganya bukan harga tipu-tipu. Jadi, kita tidak perlu khawatir untuk tampil gaya dengan harga yang sepadan.  
Nah, buat yang ingin menambah koleksi tas Kipling asli dan berkualitas, bisa langsung saja cek ke situs Map E-mall. Di sana, koleksi tas Kiplingnya lebih banyak dari yang ada di official store Kipling. Selamat berbelanja dan tampil kece!

***

Sumber gambar: Mapemall.com



Related posts

One response to “Traveling Kece Bersama Kipling”

  1.  Avatar

    I love collecting bags and you know how it is you just can't get enough of it. Thank you for sharing this blig post I m totally loving it

    Like

Leave a comment

Search


Out Now!


Click banner to buy Not for IT Folks with discount!

Recent Posts


Tags


7 Divisi (7) Advertorial (4) Album Review (4) Antologi Ayu Welirang (5) Antologi HISTERY (2) Ayubacabaca (64) Ayu Welirang's Bibliography (12) BS-ing everyday (8) Buku (65) Cabaca (3) Central Java (14) Cerita Detektif (7) Cerita Investigasi (4) Cerita Persahabatan (2) Cerpen (10) Cerpen dari Lagu (5) Crime Fiction (2) Drama (6) Editing Works (3) fiction (2) Fiksi Kriminal (3) Forest Park (2) Go Kory Go! (2) Got Money Problem? (4) Halo Tifa (3) Heritage Sites (4) Hiking Journal (10) Hitchhike (4) Horror (4) Indonesia (37) Interview (2) Jakarta (10) Jejak Balak (2) John Steinbeck (3) Journal (19) Kopi (2) Kuliner (3) Kumcer (12) kumpulan-cerpen (2) Lifehacks (3) Living (4) Local Drinks (4) Local Foods and Snacks (5) Mata Pena (4) Media Archive (4) Menulis Adegan (2) Metropop (8) Misteri (2) Mixtape (4) Mountain (18) Museum (2) Music Playlist (7) Music Review (4) My Published Works (16) NgomonginSeries (6) Nonton (6) Not for IT Folks (3) Novel Kriminal (4) Novel Thriller (4) On Bike (3) On Foot (4) On Writing (25) Pameran (2) Panca dan Erika (3) perjalanan dalam kota (3) Photo Journal (12) Potongan Novel Ayu Welirang (3) Publishing News (3) Review (75) Santai (10) Sayembara-Novel-DKJ (3) Sci-fi (6) Sequel (4) Serial Detektif (2) Series Review (6) Short Stories (11) Sumatera (3) talk about living my life (3) Teen Fiction (2) TeenLit (2) Tentang Menerbitkan Buku (7) Terjemahan (6) Things to do in Jakarta (4) Thriller (9) Tips (35) Tips Menulis (28) to live or not to live (6) Translation Works (6) Travel Guide (3) Traveling (4) Travel Notes (2) Travel Stuff (2) Waterfalls (2) Wedding Preparation (5) Wedding Vendor Bandung (3) West Java (15) Writing for Beginner (27) Writing Ideas (17) Writing Journal (38) Writing Prompt (9)

Newsletter